Ayo Beli dan Konsumsi Produk Dalam Negeri

28 Mar 2016

Indonesia mengalami banyak tantangan dalam memasarkan produk dalam negeri. Kurangnya rasa nasionalisme konsumen dan daya saing pelaku usaha, menjadi penyebab utama. Sementara itu, pengusaha kita yang bisa menghasilkan produk berkualitas dana diakui tidaklah banyak.

Maka dari itu, image produk Indonesia sering kali buruk di mata konsumennya sendiri. Hal ini diperparah dengan kebiasaan orang kita yang lebih suka pamer brand luar negeri yang mampu dibeli. Padahal, seharusnya produk Indonesia bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Perlu kita ketahui dan sadari bersama, betapa pentingnya kita membeli dan menggunakan produk buatan dalam negeri.

Berikut 8 alasan kenapa kita harus membeli produk Indonesia:

  • 1. Produksi dalam negeri meningkat.
  • 2. Menambah besar skala usaha dalam negeri.
  • 3. Menambah jumlah investasi di Indonesia.
  • 4. Meningkatkan jumlah lapangan pekerjaan.
  • 5. Mengurangi angka kemiskinan dan kriminalitas.
  • 6. Menambah jumlah pendapatan nasional.
  • 7. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara yang lebih stabil.
  • 8. Meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Membeli produk dalam negeri berarti membantu ekonomi Indonesia untuk tumbuh semakin kokoh. Pengusaha dalam negeri yang sehat dan kuat akan mengangkat daya saing Indonesia semakin tinggi.

Bagi pengusaha nasional maupun UMKM, harus bersama-sama selalu menjaga kualitas dan inovasi produknya. Dengan begitu kita akan menjadi bangsa yang mandiri.

CEO Frontier Consulting Group Handi Irawan D bersama Gapmi, Aprindo, dan APPBI dan dideklarasikan pemerintah 2 tahun lalu menggagas Hari Marketing Indonesia (HAMARI), mengajak kita semua untuk membeli dan mengonsumsi produk dalam negeri.

Berbagai program menarik dijalankan segenap gerai ritel di Indonesia untuk mendukung gerakan “1 Jam Membeli dan Mengonsumsi Produk Dalam Negeri” tersebut pada 03 April 2016.

HAMARI diharapkan dapat menjadi momen yang tepat untuk menunjukkan segala kreativitas dan inovasi melalui program marketing yang kreatif, dan menciptakan value pada konsumen.